Studi Kasus: Jaringan Komputasi Cerdas 400G Membantu Perusahaan Terdepan dalam Pengembangan Mobilitas Otonom untuk Meningkatkan Efisiensi Pelatihan Model Komputasi

Pada tahun 2025, teknologi mobilitas otonom berkembang pesat dan diprediksi akan membawa keuntungan komersial yang signifikan, terutama dalam bidang kecerdasan keputusan dan kecerdasan buatan (AI) di Edge. Dalam menghadapi tren ini, salah satu perusahaan terdepan di bidang mobilitas otonom berupaya untuk mendigitalkan operasinya dengan menggunakan model-model besar. Fokus perusahaan ini terletak pada teknologi kokpit cerdas, mobilitas otonom, dan layanan terhubung, dengan tujuan menciptakan solusi mobilitas terintegrasi yang efisien dan pintar bagi konsumen.

Sebagai bagian dari perjalanan transformasi digital ini, perusahaan tersebut menyadari perlunya peningkatan pusat komputasi cerdas untuk memenuhi kebutuhan pelatihan model yang semakin besar, serta menyediakan solusi model mobilitas otonom secara komprehensif untuk pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan ini mengidentifikasi tiga persyaratan inti dalam membangun pusat komputasi cerdas yang dapat mendukung pengembangan mobilitas otonom.

Tantangan dalam Meningkatkan Efisiensi Pelatihan Model Komputasi

Untuk memastikan pusat komputasi cerdas yang dibangun dapat beroperasi dengan lancar, beberapa faktor penting harus diperhatikan. Perusahaan ini memerlukan solusi yang dapat memastikan keandalan tinggi pada perangkat keras, biaya yang efisien, dan kemampuan skalabilitas bandwidth jaringan. Ketiga persyaratan ini mencakup:

  1. Waktu Pembangunan Cepat: Mengingat persaingan ketat di pasar kendaraan energi baru, solusi yang dipilih harus memungkinkan waktu pembangunan yang lebih cepat untuk merespons perubahan pasar secara dinamis.

  2. Efisiensi Biaya Jangka Panjang: Mengingat pembangunan pusat komputasi cerdas merupakan investasi jangka panjang dan biaya yang signifikan, perusahaan membutuhkan solusi yang dapat memaksimalkan efisiensi biaya.

  3. Kemampuan Skalabilitas: Mengingat sifat komputasi yang cepat berkembang, perusahaan membutuhkan jaringan yang dapat berkembang dengan pesat sesuai dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.

Pada sisi perangkat keras, perusahaan membutuhkan server dengan kinerja tinggi, perangkat penyimpanan, peralatan jaringan, serta cluster GPU profesional untuk mendukung pelatihan algoritma mobilitas otonom. Untuk itu, optimasi solusi jaringan InfiniBand (IB) yang ada menjadi hal yang krusial, namun dengan mempertimbangkan biaya dan efisiensi pelatihan. Hal ini memerlukan evaluasi mendalam untuk memastikan bahwa solusi jaringan yang dipilih dapat memenuhi kebutuhan kinerja sekaligus menekan biaya.

Solusi Jaringan Komputasi Cerdas dari H3C: Jaringan 400G untuk Pelatihan Model Otonom

Setelah melakukan verifikasi dan pengujian menyeluruh, solusi jaringan RoCE (RDMA over Converged Ethernet) dari H3C terbukti dapat diintegrasikan dengan mulus ke dalam sistem yang ada, serta memenuhi sebagian besar standar kinerja, keandalan, dan skalabilitas dari jaringan IB.

Solusi ini mengadopsi arsitektur jaringan dual-plane, dengan pemisahan antara jaringan penyimpanan dan komputasi. Berikut adalah komponen utama dari solusi tersebut:

  • Jaringan Komputasi Lossless 400G yang terdiri dari 42 switch pusat data S9825-64D.

  • Jaringan Penyimpanan Lossless 100G yang terdiri dari 12 switch pusat data S9820-64H, mendukung 17 node UniStor CX5036G6 penyimpanan paralel terdistribusi berperforma tinggi.

Dengan menggunakan arsitektur jaringan Ethernet RoCE yang inovatif, serta desain arsitektur Box-Box Layer 2, solusi ini mampu memenuhi kebutuhan 100 server GPU berperforma tinggi pada pembangunan jaringan tahap awal, sekaligus menawarkan kapasitas ekspansi untuk masa depan. Teknologi RoCE yang matang dan efisien ini secara signifikan mengurangi waktu pemasangan, mempercepat waktu pelatihan, serta mengurangi biaya, memberikan pengembalian investasi yang lebih tinggi bagi perusahaan.

Keunggulan Arsitektur Dual-Plane

Arsitektur dual-plane membagi fungsinya menjadi dua pesawat terpisah: satu untuk pemrosesan data jaringan (forwarding plane), dan satu lagi untuk pengelolaan dan kontrol informasi jaringan (control plane). Pemisahan ini meningkatkan keandalan dan keamanan jaringan, dengan backup yang saling mendukung antara kedua pesawat. Jika salah satu pesawat gagal, pesawat lainnya dapat segera mengambil alih fungsinya, memastikan kelangsungan operasi jaringan secara terus-menerus. Arsitektur ini jelas memberikan keunggulan besar dibandingkan dengan arsitektur single-plane, yang cenderung membatasi fleksibilitas dan keamanannya.

Peningkatan Efisiensi Pelatihan Model: 11,1% Lebih Cepat

Solusi jaringan komputasi cerdas RoCE dari H3C memberikan performa komputasi yang setara dengan jaringan IB, memungkinkan perusahaan untuk menangani volume data besar dengan latensi rendah dan throughput tinggi. Keunggulan ini secara signifikan memperpendek waktu pelatihan model mobilitas otonom, meningkatkan efisiensi pelatihan, dan mempercepat kecepatan pemrosesan bisnis.

Dengan jaringan 400G RoCE, perusahaan dapat dengan mudah meningkatkan bandwidth di masa depan. Teknologi RoCE berbasis Ethernet ini memiliki ekosistem yang matang dan luas, memudahkan evolusi teknologi dan peningkatan solusi ke depan. Kapasitas pemrosesan data diperkirakan akan meningkat 50% dalam dua tahun tanpa memerlukan perubahan besar pada arsitektur jaringan, menjadikannya investasi yang sangat menguntungkan.

Efisiensi Biaya dan Keuntungan ROI yang Signifikan

Dari segi efisiensi biaya, meskipun jaringan RoCE memerlukan konfigurasi manual, adopsi teknologi Ethernet yang luas mengurangi waktu pemasangan rata-rata hingga 15%, meminimalkan downtime dan biaya tenaga kerja. Dibandingkan dengan jaringan IB, solusi RoCE cenderung memiliki biaya peralatan dan pemeliharaan yang lebih rendah, memberikan keuntungan besar dalam kontrol biaya bisnis secara keseluruhan. Selain itu, biaya pemeliharaan jaringan RoCE diperkirakan 20% lebih rendah dibandingkan dengan jaringan IB.

Masa Depan Mobilitas Otonom yang Cerdas

Pengenalan jaringan komputasi cerdas 400G ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pelatihan model komputasi bagi perusahaan mobilitas otonom, tetapi juga memberikan dukungan teknis dan keunggulan biaya untuk pengembangan di masa depan. Dengan kemajuan teknologi yang terus berlanjut dan permintaan pasar yang berkembang, perusahaan ini siap untuk mengambil posisi yang lebih signifikan dalam pasar mobilitas otonom global. Transformasi ini tidak hanya menandai era baru bagi teknologi mobilitas otonom, tetapi juga memberikan panduan untuk perkembangan industri otomotif secara keseluruhan.

Dengan jaringan komputasi cerdas 400G, perusahaan dapat mengembangkan dan menerapkan model mobilitas otonom yang lebih canggih dengan lebih cepat, meletakkan dasar yang kokoh untuk pengalaman berkendara yang lebih aman dan lebih cerdas.

Optimalkan Infrastruktur TI Perusahaan Anda dengan Solusi H3C Workspace Cloud Desktop!
Jika Anda ingin menggali lebih dalam tentang bagaimana H3C Workspace Cloud Desktop dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi infrastruktur TI di perusahaan Anda, H3C Indonesia dan PT. iLogo Infralogy Indonesia siap membantu! Tim kami akan memberikan informasi lengkap dan konsultasi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, sehingga Anda dapat membuat keputusan terbaik untuk kemajuan dan transformasi organisasi Anda.

Jangan ragu untuk menghubungi kami, dan mari bersama-sama menjelajahi potensi solusi cloud desktop yang akan mengubah cara Anda mengelola infrastruktur TI. Ambil langkah pertama menuju masa depan yang lebih efisien dan terhubung!